BNN Batam Gandeng LDII Batam Jadikan Batam Kota Bersinar
Batam — Langkah masif diambil Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam dalam mengamankan wilayah perbatasan dari ancaman peredaran gelap narkotika. Guna memuluskan target perwujudan Batam Kota “Bersinar” (Bersih dari Narkoba), BNN menggandeng sejumlah organisasi kemasyarakatan strategis, termasuk DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Batam.
Sinergi kuat ini diakselerasi melalui Bimtek (Bimbingan Teknis) Penggiat P4GN di Lingkungan Masyarakat yang dihelat selama dua hari, Rabu dan Kamis (10-11 Juni 2026). Bertempat di Aula PLUT KUMKM, Kompleks Golden City, Tanjung Buntung, Bengkong, DPD LDII Kota Batam secara khusus menugaskan dua delegasi intinya, yakni Ir. H. Rudy Budi Suhardi, M.M. dan H. Siajis, S.T.
Agenda ini merupakan kelanjutan taktis dari hasil rapat koordinasi yang telah dimatangkan sebelumnya pada 21 Mei 2026 lalu.
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto
Saat membuka bimtek, Kepala BNN Kota Batam, Kombes Pol. I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K., menegaskan pentingnya membangun benteng pertahanan berbasis kelompok masyarakat secara komprehensif. BNN tidak bisa bergerak sendiri tanpa sokongan lintas stakeholder, seperti LDII, Karang Taruna, Pramuka, PKK, hingga Persatuan Mubalegh Batam (PMB).
“Kami ingin menciptakan sebanyak mungkin relawan dan penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang militan di tingkat akar rumput. Saya sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak agar bisa ikut bersama-sama mendukung program pemerintah yang juga tercantum secara tegas dalam Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Kombes Pol. I Gede Nakti.
Sebagai bentuk pengukuhan komitmen, Kepala BNN Kota Batam secara resmi menyematkan Lencana Penggiat P4GN langsung kepada Ketua DPD LDII Kota Batam, Ir. H. Rudy Budi Suhardi, M.M.
LDII Siap Terjunkan Juru Dakwah Masuk ke Majelis Ilmu
Merespons amanat tersebut, Ketua LDII Kota Batam, H. Rudy Budi Suhardi, menyatakan kesiapan total organisasinya untuk menyukseskan program-program pencegahan BNN. LDII Batam berkomitmen mengintegrasikan materi P4GN ke dalam lini dakwah utama mereka.
“Kami siap pasang badan dan bersinergi penuh. Langkah konkretnya, LDII akan memberdayakan seluruh jaringan juru dakwah (mubaligh dan mubalighot) kami di Kota Batam. Materi bahaya narkoba dari BNN akan disisipkan secara berkala ke dalam majelis-majelis taklim dan pengajian warga,” tegas H. Rudy.
Ia juga membocorkan bahwa dalam waktu dekat, LDII Kota Batam bersama BNN Kota Batam akan segera menggebrak dengan menggelar kegiatan kolaboratif skala besar. Agenda tersebut dirancang untuk menggerakkan seluruh potensi masyarakat Batam agar lebih protektif dan proaktif dalam memberantas peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi penerus bangsa.


